Sabtu, 10 Maret 2018

PENGAPLIKASIAN SIG DALAM BERBAGAI BIDANG (WINA DWI SETYANINGSIH/1625010167)




SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Sistem informasi geografis merupakan suatu sistem dengan suatu aplikasi yang dapat merekam, menganalisa, memetak maupun mencatat suatu titik wilayah.
Menurut Hanafi (2011), Sistem Informasi Geografis adalah suatu sistem untuk mendayagunakan dan menghasilkan pengolahan dan analisis data spasial (keruangan) serta non- spasial, dalam memperoleh berbagai informasi yang berkaian dengan aspek keruangan, baik yang berorientasi ilmiah, komersil, pengelolaan maupun kebijaksanaan. Adapaun keuntungan SIG menurut Hanafi (2011) :
1.    SIG mempunyai kemampuan untuk mencari detail yang diinginkan, menggabungkan satu kumpulan data dengan data lainnya, melakukan perbaikan data dengan lebih cepat.
2.    SIG mudah menghasilkan peta-peta tematik yang dapat digunakan untuk menampilkan informasi tertentu. Peta-peta tersebut dapat dibuat dari peta-peta yang sudah ada, hanya dengan memanipulasi atribut-atributnya.
SIG mampu menguraikan unsur-unsur yang terdapat di permukaan bumi menjadi beberapa data spasial.
KOMPONEN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS



1.    Operator/User
Operator/user yang dimaksud disini adalah manusia. Manusia adalah yang mengoprasikan, menggunakan SIG dalam melakukan suatu pekerjaan. Operator disini yang dimaksud adalah komputer, sedangkan yang mengoprasikan komputer adalah manusia. Sehingga manusia sangat berperan dalam jalannya sistem informasi geografis ini.
2.    Hardware
Hardware yang dimaksud disini adalah perangkat keras yang digunakan/dibutuhkan dalam menjalankan Sistem Informasi Geografis. Hardware yang dimaksud disini adalah CPU, RAM, LCD, Hardisk, Digitizer, Printer, Scanner dan lain sebagainya. Dalam sistem informasi geografis ini memerlukan spesifikasi komponen yang lebih tinggi, sebab penyimpanan sistem tersebut membutuhkan ruang yang besar dan untuk menghindari error dalam menganalisa suatu data.
3.    Software
Software merupakan perangkat lunak atau suatu aplikasi yang berfungsi untuk mengoprasikan sistem informasi geografis yang mampu mengolah, menyimpan, memroses, menganalisa maupun menayangkan data spasial. Aplikasi software yang biasa digunakan antara lain, Arc View, Map Source, Map Inf, ILWIS, Autocard dan lain sebagainya.
4.    Data
Data merupakan suatu komponen penting dalam sistem informasi geografis yang memiliki hubungan kondisi atau keadan geografi seperti jalan rya, gedung, topografi dan lain sebagainya. Suatu data yang berupa lokasi di permukaan bumi dapat berupa foto udara, citra satelit, koordinat disebut data spasial. Sedangkan suatu data sensus ekonomi, penduduk, pertanian maupun jumlahnya pengangguran merupakan data atribut. Dengan adanya data dapat memudahkan kita memberi informasi suatu geografi di permukaan bumi.
5.    Metode
Metode merupakan tahap cara penggunaan mengoprasian sistem informasi geografis. Apabila penggunaan sistem ini tidak sesuai dengan tata cara yang telah disepakati dapat mengakibatkan eror atau tidak ternalisa dengan baik. Sebab alat/sistem yang digunakan telah diatur sedemikian mungkin. Metode yang dimaksud disini ialah proses pemasukan data, yaitu diawali dengan mengumpulkan dan menyiapkan data dari berbagai sumber (bentuk data baik tabel, peta, ststistik, foto udara, pengukuran lapangan). Data yang telah didapat diubah menjadi format digital. Data yang telah masuk ke dalam SIG disebut database. Kemudian dari data digital dihasilkan peta tematik misalnya layer jlan, kemiringan lereng, daerah aliran sungai, tata guna lahan dan jenis tanah. Data-data tersebut disatukan kemudian diurutkan sesuai skalanya. Hal ini dapat memudahkan seseorang mencari suatu daerah, objek atau lainnya dipermukaan bumi.



MANFAAT SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
                                   
Sistem informasi geografis ini memiliki banyak manfaat diberbagai bidang, antara lain :
1.    Bidang Sosial
Dalam bidang sosial SIG dapat dimanfaatkan sebagai:
Ø  Pendataan dan pengembangan jaringan transportasi.
Ø  Pendataan dan pengembangan permukiman penduduk, kawasan industri, sekolah, rumah sakit, sarana hiburan maupun sarana pekerjaan.
Ø  Mengetahui luas dan persebaran lahan pertanian serta pola drainase.
Ø  Mengatahui persebaran penduduk.
2.    Bidang Pertanian
                                 
Pemanfaatan SIG bidang pertanian kini telah didukung dengan pengaplikasian teknologi, antara lain:
Ø  Penetaan daerah komonitas pertanian unggulan.
Ø  Pembuatan jalur transportasi perdagangan komoditas pertanian di daerah.
Ø  Mengelola aliran irigasi pada lahan pertanian.
Ø  Sebagai alat bantu analisis spasial berbagai penelitian pertanian.
Ø  Mengatahui perhitungan tahunan terhadap tanaman yang mengalami kerusakan akibat perbedaan pembibitan, penanaman maupun teknik dalam masa panen. 
Ø  Memprediksi luas panen dan produksi pertanian.
Ø  Menganalisis pemasaran sarana produksi pertanian.
3.    Bidang Sumber Daya Alam
Informasi-informasi tentang bentang alam sangatlah diperlukan dalam proses pembangunan suatu bangsa. Adapun manfaat SIG dalam bidang sumber daya alam, antara lain:
Ø  Sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan, agar pembangunan itu dapat terencana lebih awal.
Ø  Mengetahui persebaran sumber daya alam seperti, minyak tanah, batubara, emas, dan barang tambang lainnya.
Ø  Pengawasan daerah bencana alam untuk memantau luas wilayah bencana alam dan pencegahan terjadinya bencana alam di waktu yang akan datang.
Ø  Mengetahui hutan-hutan yang masih layak maupun rusak.
Ø  Dapat menentukan kawasan lahan yang potensial dan lahan yang kritis serta jenis tanah.
Ø  Rehabilitasi dan konservasi lahan.
4.    Bidang Perencanaan Wilayah
Ø  Investasi bisnis dan ekonomi. Dengan adanya peta informasi daerah dapat ditentukan arah pembangunannya.
Ø  Memprediksi adanya asap akibat kebakaran hutan maupun asap limbah beracun.
Ø  Dapat menentukan daerah serapan air, kondisi tata ruang sehingga dapat menghindari kemacetan dan banjir.
5.    Bidang Kesehatan

                                                              Penyebaran rumah sakit di Nusa Tenggara Timur
Dalam bidang kesehatan SIG dapat menentukan distribusi suatu penyakit atau penyebaran penyakit. Manfaat SIG dibidang kesehatan antara lain:
Ø Mengidentifikasi masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Dapat digunakan sebagai memetakan kelompok masyarakat serta wilayahna berdasarkan status kesehatan tertentu. Dengan SIG peta mengenai status kesehatan masyarakat dapat memudahkan merencakan program pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.
Ø  Memberdayakan masyarakat mengenai isu-isu kesehatan. Seperti informasi mengenai kelompok masyarakat yang diidentifikasi masih miliki pengetahuan yang kuran tentang kesehatan, sehingga dapat mencari infromasi melalui media komunikasi sehingga dapat mengantisipasi pada suatu penyakit.
Ø  Membangun hubungan kerjasama dengan masyarakat untuk mengidentifikasi masalah kesehatan. Dalam hal ini SIG dapat digunakan dalam suatu pemecahan masalah kesehatan di wilayah tertentu. Contoh: memperdayakan dokter-dokter muda yang baru lulus kuliah di rumah sakit maupun tempat-tempat posyandu di daerah tempat tinggalnya.
Ø  Menjamin ketersediaan tenaga kesehatan yang berkompeten dibidangnya SIG dapat menyediakan peta persebaran tenaga kerja kesehatan masyarakat di tiap-tiap daerah. Sehingga dapt diketahui apabila kekurangan tenaga kesehatan di suau daerah.
6.    Bidang Kehutanan
Faktor-faktor pedorong kerusakan hutan tropis berbeda dari negara ke negara, tetapi pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi tiga faktor sosial ekonomi, meliputi pertambahan penduduk, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, faktor fisik dan kebijakan pemerintah. Manfaat SIG bidang kehutanan antara lain:
Ø  Rehabilitasi hutan. SIG menyediakan lingkungan pengkajian dan penggolongan lokasi pembibitan.
Ø  Mencegah terjadinya penyebaran dan kebakaran hutan.
Ø  Memantau sumber daya hutan, untuk mengetahui kawasan hutan.
Ø  Konservasi tanah untuk skala nasioanl dipertahankan untuk melayani kepentingan beberapa pengelolaan DAS. 
Ø  Mengatur data spasial digital yang berbeda untuk membentuk database


7. Bidang Hidrologi dan Kelautan
Ø  SIG digunakan untuk kegiatan inventarisasi dan manajemen pengamatan pasang surut laut, manajemen daerah pesisir, manajemen kawasan wisata laut, taman laut dan hutan bakau.
8. Bidang Transportasi dan Perhubungan
Ø  SIG digunakan untuk manajemen pemeliharaan, perencanaan dan perluasan jaringan jalan tol, rel kereta dan jalan raya, penentuan jalur transportasi, analisa rawan kemacetan dan bahaya kecelakaan dan pemantauan jalur mudik.
9. Bidang Telekomunikasi
Ø  SIG dimanfaatkan pada saat perencanaan, pemeliharaan dan analisa perluasan jaringan telekomunikasi, pembuatan sistem informasi pelanggan dan fasilitas umum telekomunikasi seperti, telepon umum, warnet dan lainnya. SIG juga dapat digunakan untuk menginventarisasi jaringan telekomunikasi dan pelanggan TV kabel, antene parabola dan jaringan internet.
10. Bidang Ekonomi, Bisnis dan Marketin
Ø  SIG dimanfaatkan untuk menentukan lokasi bisnis prospektif seperti bank, pasar, mall, ATM, kantor cabang, showroom, outlet makanan, gudang dan lainnya dengan memerhatikan lokasi konsumen dan pelanggan di sekitar. SIG juga dapat menganalisa rute terpendek yang harus dilalui oleh salesmen.
11. Bidang Perpajakan
Ø  SIG dapat dimanfaatkan untuk memprakirakan potensi pendapatan dari sektor pajak dengan membuat sistem informasi untuk penarikan pajak dari sektor periklanan yang berasal dari perizinan dan pemasangan papan komersil, baliho yang terkait dengan data posisi, ruang dan waktu.
KESIMPULAN
Sistem informasi geografis merupakan sistem menganalisa, mengolah data menggunakan suatu aplikasi. SIG memiliki banyak manfaat dalam berbagai bidang. Dengan semakin canggihnya teknologi semua dapat diperoleh dengan mudah melalui media komunikasi tanpa kita harus menyentuh objek tersebut secara langsung. Dengan adanya SIG suatu pekerjaan dapat dilakukan dengan mudah




DAFTAR PUSTAKA


Hanafi, Muhammad. 2011. SIG dan AHP untuk Sistem Pendukung Keputusan Perecanaan         Wilayah Industri dan Pemukiman Kota Medan.  Skripsi Program Studi Ilmu Komputer. Medan, Indonesia: Universitas Sumatera Utara.
Tedy Heryansyah. 2017. Manfaat SIG Bidang Kesehatan Lingkungan        .blog.ruangguru.com/manfaat-sig-dalam-bidang-kesehatan-lingkungan
 

 www.upnjatim.ac.id  
agotek.upnjatim.ac.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERKEMBANGAN PHT DI INDONESIA

PERKEMBANGAN PENGENDALIAN HAMA TERPADU DI INDONESIA Teknologi pengendalian hama dengan mengandalkan pestisida, ternyata tidak sela...